Metro Jaya bersama Polres jajaran membongkar 352 kasus kezaliman dan menangkap 409 tersangka selama pengerjaan operasi penyakit masyarakat atau Pekat.

Operasi Pekat Jaya berlangsung pada 1 Maret 2024 sampai 15 Maret 2024 atau 15 hari.

Direktur Reserse Kriminal Biasa Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menjelaskan, operasi pekat memastikan 71 target operasi. Sementara itu, 281 kasus lain di luar dari target operasi.

Kami membongkar sempurna sebanyak 352 kasus dengan jumlah tsk slot sempurna sebanyak 409 tersangka,\\\” kata Wira dalam keterangannya, Rabu (27/3/2024).

Wira merinci kasus yang paling tinggi dibongkar pencurian kendaraan bermotor dengan sempurna 182 kasus, disusul pencurian dengan pemberatan atau Curat sebanyak 59 kasus dan pencurian dengan kekerasan atau Curas ada 14 kasus.

Selain itu, terdapat tiga kasus penghilangan nyawa orang lain yang sukses dibongkar. Adapun, kasus terjadi di Jakarta Barat, Bekasi Kota dan Bekasi Kabupaten.

\\\”Selama pengerjaan operasi pekat jaya juga sukses membongkar kasus penghilangan nyawa orang lain sebanyak 3 kasus yang terjadi di Jakbar, Bekasi Kota dan Bekasi Kabupaten,\\\” ucap ia.

Menyita
Dalam operasi ini, kepolisian juga menyita sebagian barang bukti berupa kendaraan beroda empat, sepeda motor, senjata api, senjata tajam, minuman keras (miras) sampai uang tunai.

\\\” roda 4 sebanyak 7 unit, sepeda motor roda 2 sebanyak 117 unit, senjata api sebanyak 3 pucuk, senjata tajam sebanyak 48 bilah, uang tunai Rp 13.613.000, laptop disita 187 unit dan miras 132 botol,\\\” ucap ia.

Seusai Pasal
Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal sesuai dengan tindak pidana kezaliman yang dilakukan. Adapun, kasus penghilangan nyawa orang lain dijerat Pasal 340 KUHP atau 338 KUHP.

Kemudian, kasus pencurian dengan kekerasan dipersangkakan dengan Pasal 365 KUHP, pencurian dengan pemberatan dikenakan Pasal 363 KUHP.

Sementara itu berkaitan kepemilikan senjata tajam dan senpi dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Dan kasus pemerasan dijerat Pasal 368 KUHP.

Pelaku akan kita pengerjaan tuntas yang nantinya akan kita limpahkan berkas perkara ke JPU,\\\” tandas ia.

 

Deixe um comentário

O seu endereço de e-mail não será publicado. Campos obrigatórios são marcados com *